Keinginan yang tak terealisasikan menimbulkan sifat kecewa. Yang lama kelamaan akan membuat diri kita didalam bingkai ketergantungan atas sebuah keinganan.
Itulah manusia, kadang ia ingin semua berjalan semesti keinginannya. Ia lupa diatas keinginannya ada suatu kehendak mutlak, yang ketika disebutkan 'kun' (jadilah) maka 'yakun' (terjadilah). Ini yang kadang kala terlupa. Jika keadaan selalu tak sesuai harapan, apakah kau akan berbalik untuj mencari keadaan yang sesuai dengan harapmu? Atau, malah merekayasa keadaan agar sesuai dengan harapmu? Ku rasa itu selalu sulit, karena kau dibumi ini tak sendiri.
Jadi, mulai sekarang belajar lah menerima keadaan. Berusaha untuk tetap disana. Tidak ada tempat yang benar-benar baik tanpa cacat. Jika kau selalu merasa tak nyaman, apakah serta merta kau langkah kan kaki mu ketempat lain? Bertahanlah, perlahan kau akan terbiasa. Bertahanlah, perlahan kau akan menemukan arti ketulusan. Bertahanlah lebih lama, dan berikan yang terbaik.
Keinginan manusia memang tak ada habisnya.
Komentar
Posting Komentar