Setiap kali membeli suatu barang, untuk beberapa orang pasti yang diperhatikan pertama kali adalah fungsi dari benda tersebut, selanjutnya baru tampilan. Terlebih, dengan pertumbuhan masyarakat yang cukup besar ini, membuat kaum millenial membutuhkan suatu alat yang dapat membantu dan mempermudah kehidupan mereka. Hal ini membuat beberapa perusahaan menawarkan produk yang multifungsi, dan mudah untuk dibawa atau dipindah-pindahkan. Untuk menarik para konsumen inilah, perusahaan-perusahaan memperhatikan value atau nilai dari setiap barang yang ditawarkannya.
Hal ini pun berlaku juga pada nilai yang ditawarkan oleh kemampuan yang ada pada diri seseorang. Baik untuk melamar kerja, atau untuk bisa bertahan hidup dengan zaman yang semakin canggih. Jika suatu barang yang memiliki nilai tambah, akan membuatnya banyak dicari orang-orang, lalu bagaimana dengan manusia yang memiliki kemampuan tertentu dan nilai tambah yang dapat ditawarkan?
Tulisan ini, terpantik dari sebuah duskusi tengah malam bersama dengan seorang sahabat satu organisasi. Dalam suatu pembahasan, dia mengatakan, "Tujuan kita untuk mem-follow Instagram seseorang itu kan, bukan hanya sekedar karena kita mengenal atau berteman dengannya. Tapi, kita sadar betul bahwa ada nilai yang dia tawarkan, dia punya kemampuan yang bisa diambil manfaatnya".
Jika dalam suatu kelompok masyarakat terdapat beberapa orang yang memiliki kemampuan beragam, tentu akan terjadi suatu kemajuan dalam kelompok masyarakat tersebut. Karena kemampuan adalah modal utama untuk bertahan hidup, maka hasil dari kemampuan tersebut dapat menjadi nilai tambah untuk mempromosikan diri,.
Terlebih karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat, maka kemampuan inipun merupakan hal yang bisa dibagi kepada orang lain. Jika memiliki kemampuan menulis, maka susunan kalimat dengan tutur kata yang tepat dan indah, dapat menjadi alat untuk menyampaikan suatu pesan. Jika memiliki kemampuan berbasis teknologi digital, mungkin hal itu bisa dimaksimalkan untuk membantu suatu bisnis yang dipasarkan lewat pasar online. Atau jika memiliki kemampuan public speaking, maka itu bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan hal-hal baik dengan lisan.
Kemampuan tentu bukan suatu barang yang semalam jadi, ia merupakan proses panjang yang dibiasakan dan terus diasah. Setelah mencapai suatu titik pencapaian, ia akan berfikir bahwa kemampuan yang dimilikinya harus terus ditingkatkan, tentu dengan evaluasi-evaluasi yang dapat membantunya dalam mencapai titik kemampuan selanjutnya. Seorang seniman lakon drama misalnya, diawal karirnya ia hanya menjadi seorang pemeran figuran, namun dengan usahanya untuk terus melangkah lebih dengan tidak takut dalam mencoba hal-hal yang berbeda, dan banyak belajar dari para seniornya. Tentu akan meningkatkan kemampuannya dalam berakting.
Untuk membuat suatu komunitas masyarakat yang maju, dibutuhkan sinergi. Maka, dengan kemampuan yang dimiliki oleh individu-individunya, mereka telah mengambil suatu peran dalam memajukan masyarakat. Masyarakat yang maju, tentu akan berdampak baik untuk daerah. Sehingga, hal ini akan memakmurkan masyarakat baik didalam daerah tersebut, maupun didaerah sekitarnya.
Komentar
Posting Komentar