Mie Ayam dan Kolam Pikiran

Menulis adalah sebuah kegiatan yang bagi sebagian orang sama pentingnya dengan bernafas. Aktivitas menulispun beragam, memiliki berbagai bentuk, seperti journaling, reviewing buku, menulis hasil belajar, atau jika dikaitkan dengan sebuah karya seni, kegiatan menulis pun dapat kita temui dalam rangkaian kaligrafi yang indah, atau lettering. Bagi sebagian orang, menulis merupakan sarana untuk mediasi, refleksi, dan evaluasi. Melihat fungsi ini, beberapa orang menjadikan kegiatan menulis ini sebagai sebuah aktivitas harian yang tidak lengkap rasanya, jika tidak dilakukan. Menulis juga bagian yang penting dari proses melahirkan sebuah karya seni, kurang lebih begitulah yang disampaikan Raditya Dika dalam podcastnya.

Menulis merupakan salah satu dari beberapa proses seseorang dalam mencerna  apa yang telah diketahui dan dipahaminya. Kenapa salah satu? karena, tidak hanya dengan menulis, tapi bagi sebagian orang hal tersebut bisa dilakukan dengan berdiskusi atau menceritakan kembali apa yang telah ia ketahui lewat sarana-sarana seperti podcast atau youtube. Setelah membaca, atau mengetahui sebuah informasi, kita akan menyerap dan diproses untuk dipahami. Setelah memahami, terkadang pikiran kita akan terbawa kepada suatu pembahasan lain yang bersangkutan dengan informasi yang sebelumnya pernah kita baca. Pikiran kita akan mencoba mencari kesimpulan dari apa yang telah diketahuinya, lalu diproses menjadi sebuah tulisan atau sebuah kesimpulan yang dibagikan dengan memaksimalkan kemampuan verbal lainnya.

Terkhusus ketika membaca, dalam podcast Main Mata, podcaster menyampaikan bahwa membaca bukan hanya sekedar sebuah aktivitas membaca apa isi bukunya, tapi juga soal menulis dan memahami kembali apa yang telah ia temukan didalam buku itu. Menulis merupakan satu langkah setelah memahami apa yang telah kamu baca. 

Kadang kala, penulis sering mengalami writer's block, proses mentok lah istilah mudahnya. Sebabnya banyak, dan pasti terkait dengan inspirasi yang macet. Nah, ketika mengalami ini, sebaiknya si penulis mengambil waktu sejenak, merefleksi fikiran, dan melakukan aktivitas lain. Biasanya mental block terjadi setelah si penulis tidak tau sisi mana lagi, dari tulisannya yang harus dikembangkan. Sebab mental block selanjutnya, biasanya ini karena hal teknis, seperti tidak menemukan tempat dan situasi yang cukup tenang untuk menulis atau kelelahan setelah seharian melakukan aktivitas. Menulis adalah sebuah kegiatan membaca dan merenung, jika fikiran sedang tidak tenang, maka akan sulit untuk mencerna kembali isi buku. 

Ada beberapa hal, yang kadang memicu writer block yang tanpa sadar datangnya justru dari diri kita sendiri, seperti misalnya mager dan, tidak langsung mencatat inspirasi yang terkadang datang tiba-tiba. Inspirasi yang datang tiba-tiba ini biasanya dipicu oleh situasi atau kondisi. Saya pernah mengalami ini, ketika pulang dan terjebak dikemecetan, inspirasi yang datang ditengah kemacetan itu, membuatcsaya berusaha terus mengingatnya, karena sulit juga untuk membuka gawai ditengah kemacetan. Inspirasi itu juga bisa dijemput, biasanya kita akan mencari suatu tempat yang tenang, atau justru dengan meng-eksplorasi suatu tempat yang berkaitan dengan apa yang akan ditulis. Hal ini pernah disampaikan Ono Eriko, komikus Jepang sosok dibalik komik Hai Miiko, ia pernah kebingungan ketika akan melanjutkan petualangan Miiko dan teman-temannya yang sekarang sudah kelas enam SD, disuatu waktu Ono Eriko mengalami writer's block, dan mendiskusikanhal tersebut dengan editornya, setelah diskusi itu, editornya menyarankan ibu Ono untuk mengeksplorasi suatu tempat yang bisa menjadi bagian dari cerita lain Miiko dan teman-temannya. Proses mendapatkan inspirasi itu juga bisa dengan memaksimalkan kemampuan panca indera, kenapa? misalnya saja, terkadang ketika mencium suatu aroma, pikiran saya langsung melesat kesuatu hal dan biasanya saya akan tenggelam didalamnya. Dan sesederhana mendengarkan suatu lagu yang mengingatkan saya kepada suatu hal.

Menarik ya, proses eksplorasi inspirasi itu yang paling saya nikmati, atau akan saya katakan sebagai sebuah proses refleksi. Biasanya setelah kelelahan dengan pekerjaan, yang saya lakukan adalah tenggelam dalam pikiran yang kolamnya saya buat sedalam mungkin, dan mencoba untuk dapat menari-nari didalamnya. Sungguh menyenangkan.



Komentar